CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

The On-Bed Chit-Chat

"Grandpa, Grandpa.. could u please tell us the story from when u were a knight, Grandpa?"
"Yea, yea, we're dying to hear that, Grandpa!"

"Hahaha.. one thing for sure, lad. I was brave and i was so drop-dead cool either! Hohoho.."

"Ow com'on, Pops! Tell us the REAL story!"

"Haha.. kids these days, they're so full of curiousity.. Okay then, let this old man fulfill ur wish by telling u all, my naughty grandson and granddaughter, the legend.."

Wednesday, April 22, 2009

Day 0 : Open! Pull! Fry!

Senin.13.April.2009

“Dengan ini, Olymphiart 2009 resmi DIBUKA!”

Didahului penyalaan obor Olymphiart oleh raja dari keempat kerajaan , kata-kata tadi keluar dari mulut Icha dan Didi, MC pembukaan Olymphiart 2009, dan disusul oleh gemuruh tepuk tangan dan teriakan penuh antusiasme –yang kakek yakin berujung pada pharingitis akut- akan dimulainya perhelatan akbar di negara kita tercinta ini. Yaa, kawan-kawan, bapa-ibu, akang-teteh, tetangga kanan-kiri..turn on ur engine and let the pedal hits the metal, because the heat of Olymphiart 2009 is on!

Just like any other events, Olymphiart has its own “grand opening” Taun ini secara kebetulan kakek terpilih sebagai penanggung jawab alias PJ-nya. *berdehem* Pembukaan secara sepihak (baca: sotoy) kakek artikan sebagai dua jam pertama Olymphiart yang ngasi first impression buat semua mahasiswa-mahasiswi FKUP yang dateng dan punya minat sama rangkaian acara Olymphiart itu sendiri. Maka dari itu, berbagai persiapan pun dilakukan guna membuat acara ini bisa berjalan lancar.

Repot? Iya.
Cape? Sangat.
Tegang? Ga usa ditanya d.

But hey, over all kakek puas loh. Puas karena semua kerja keras yang kakek lakuin terbayar lunas, ga pake kredit. Secara keseluruhan acaranya berjalan lancar. Walopun mesti kakek akui banyak cacat dan kesalahan di sana-sini, beberapa sample yang kakek pilih dan tanyai secara liar mengaku terpuaskan dengan pembukaan Olymphiart taun ini. Terpuaskan. Uuyeaah. Mau tau apa aja yang terjadi selama pembukaan taun ini? Mari kita review..

Acara dimulai jam empat sore, lebih cepet 15 menit dari rencana. Pemberian kata sambutan dilakuin pertama. See? Bahkan dari pertama kakek uda ngelakuin kesalahan, salah nyusun urutan pemberi sambutan! Harusnya dari yang kedudukannya paling rendah ke yang paling tinggi, eh kakek malah sukses bikin dr. Jan -sedikit- dicuekin dengan bikin beliau ngasi sambutan pertama, baru setelahnya Kang Andri dan Lendl selaku ketua senat dan ketua pelaksana Olymphiart. Dr. Jan, hampura pisan..sanes kirang sono aki mah.. Lanjut ke persembahan angkatan 2007 selaku panitia, operet! Operet berdurasi sekitar 20 menit ini cukup membuat kakek mengalami tachycardia karena persiapannya yang lama bikin jadwal acara molor. Tapi gapapa, operet ini pada akhirnya cukup bisa menghibur pengunjung dan meramaikan suasana. Para kaum Adam mendadak kehilangan refleks kedip mereka saat Ades, Yolla, Debby, dan para kembang Kerajaan 2007 laen tampil. Kaum Hawa pun cukup puas dengan disajikannya kegantengan Adri juga maskulinitas dan otot-otot Bonar yang menggeliat dibawah guyuran sinar mentari. Did it sounds gay enough for you? Ugh.

Setelah operet, susunan acara bergulir ke prosesi resmi pembukaan Olymphiart yang dilakukan secara simbolis dengan dinyalakannya obor Olymphiart oleh raja dari keempat kerajaan. Raja dengan massa pengikutnya masing-masing melakukan devile mengelilingi Plaza FKUP, menempati posisi masing-masing, dan menyalakan obor Olymphiart yang diangkat oleh Joan Sang Putri Buyung Upik selaku maskot Olymphiart 2009.

Prosesi selesai, pertandingan pun dimulai! Di Plaza berlangsung lomba tarik tambang sementara di teras A.2 diadakan lomba memasak. Di Plaza, suasana langsung memanas dengan meningkatnya metabolisme peserta. Kaki menjejak bumi, lengan menarik sekuat tenaga, aktin dan myosin bergesekan tiada henti. Berbarengan dengan asam laktat otot yang menumpuk di akhir lomba, putra Kerajaan 2005 membuktikan superioritas mereka dengan menerbangkan lawan-lawannya dan meraih medali emas pertama di Olymphiart tahun ini. Berikutnya 2006, 2008, dan 2007 berturut-turut mendapat perak, perunggu, dan….rasa capek. *sigh* Pada lomba tarik tambang putri, 2006 keluar sebagai juara, diikuti oleh 2007, 2005, dan 2008.

Di teras A.2, pertandingan berjalan tak kalah panas. Terutama karena kompor yang dinyalakan keempat perwakilan kontingen. Di lomba masak dengan tema bahan dasar jagung ini, semua peserta mengerahkan kreatifitas, skill memasak, dan ajaran ibu masing-masing. Namun pada akhirnya 2006 membuktikan kesiapan mereka untuk menjadi ibu rumah tangga dengan menyabet emas, disusul 2005, 2007, dan 2008.


huff, akhirnya mereka tidur juga..
dongengnya dilanjutkan lain malam yaa..
met tidur, cu..

0 comments: